Kembali ke Berita

Lima Guru SMP Muhammadiyah 5 Samarinda Ikuti Bimtek Penggunaan IFP untuk Pembelajaran Mendalam MIPA Bilingual

Thumbnail Lima Guru SMP Muhammadiyah 5 Samarinda Ikuti Bimtek Penggunaan IFP untuk Pembelajaran Mendalam MIPA Bilingual

Samarinda — Lima guru Pondok Pesantren Istiqamah Muhammadiyah SMP Muhammadiyah 5 Samarinda mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam Guru MIPA Bilingual yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Wilayah Kalimantan Timur.

Kegiatan ini dikhususkan bagi guru IPA dan Matematika jenjang SD dan SMP se-Kalimantan Timur. Sebanyak 100 guru mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 50 guru IPA dan 50 guru Matematika.

SMP Muhammadiyah 5 Samarinda mengikutsertakan lima guru MIPA, yaitu Nilam Armain, S.Pd. dan Siti Rokhmatika, M.Pd. sebagai guru IPA, serta Sarla, S.Pd., Duratun Fahirah, S.Pd., dan Huriyatul Alifah, S.Pd. sebagai guru Matematika.

Bimtek dilaksanakan selama tiga hari dengan memadukan kegiatan daring dan luring. Kegiatan daring dilaksanakan melalui Zoom pada Sabtu, 26 September 2026 dan Ahad, 27 September 2026, sedangkan kegiatan luring dilaksanakan pada Selasa, 29 September 2026 di BPMP Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Cipto Mangunkusumo Km 2, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda.

Melalui kegiatan ini, para guru mendapatkan penguatan dalam pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai salah satu perangkat pendukung pembelajaran. Penggunaan IFP diharapkan dapat membantu guru menghadirkan proses belajar yang lebih interaktif sekaligus mendukung implementasi Pembelajaran Mendalam, khususnya pada pembelajaran IPA dan Matematika bilingual.

Keikutsertaan lima guru SMP Muhammadiyah 5 Samarinda menjadi bagian dari upaya sekolah untuk terus meningkatkan kompetensi pendidik dalam memanfaatkan perkembangan teknologi di ruang kelas. Pemanfaatan perangkat digital tidak hanya diarahkan pada penggunaan alat, tetapi juga pada bagaimana teknologi dapat mendukung pembelajaran yang lebih aktif, menarik, dan bermakna bagi murid.

Kepala SMP Muhammadiyah 5 Samarinda, Bapak Agus Toto Suriyanto, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi kepada para guru yang mengikuti kegiatan tersebut serta berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam pembelajaran di sekolah.

“Kami sangat mendukung para guru untuk terus meningkatkan kompetensi, khususnya dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran. Interactive Flat Panel bukan sekadar perangkat yang tersedia di kelas, tetapi harus dapat dimanfaatkan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan bermakna bagi murid. Kami berharap ilmu yang diperoleh dari bimtek ini dapat diterapkan dalam pembelajaran sekaligus dibagikan kepada guru-guru lainnya melalui praktik baik di sekolah,” ujar Bapak Agus Toto Suriyanto.

Beliau juga berharap keikutsertaan guru dalam berbagai kegiatan pengembangan kompetensi dapat terus memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran di SMP Muhammadiyah 5 Samarinda.

Melalui Bimtek Penggunaan IFP dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam Guru MIPA Bilingual ini, SMP Muhammadiyah 5 Samarinda terus mendorong pengembangan profesional guru agar mampu mengikuti perkembangan teknologi pendidikan dan menghadirkan pengalaman belajar yang semakin relevan bagi para murid.

Berita Terbaru Lainnya

Terkait Topik "Pengembangan SDM"