Samarinda — SMP Muhammadiyah 5 Samarinda melaksanakan kegiatan English in a Week pada 10–14 Agustus 2026 yang diikuti oleh murid Regular Class VII-3 dan VII-4. Selama satu minggu penuh, para murid difokuskan untuk mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris berfokus pada Speaking sebagai kegiatan utama di sekolah, sementara mata pelajaran lainnya dilaksanakan secara fakultatif.
English in a Week dirancang sebagai kegiatan pembelajaran intensif yang memberikan kesempatan kepada murid untuk lebih banyak menggunakan dan mempraktekkan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah. Selama kegiatan berlangsung, murid tidak hanya mempelajari materi Bahasa Inggris secara teori, tetapi juga diarahkan untuk aktif mendengar, berbicara, membaca, dan menggunakan berbagai ungkapan sederhana dalam komunikasi.
Pembelajaran Bahasa Inggris diampu oleh guru Bahasa Inggris SMP Muhammadiyah 5 Samarinda yaitu, Farra Syarliza Setiawan, S.Pd, Ririn Indah R, S.Pd.M.M, dan Eko Handayani, S.Pd, Melalui pembelajaran yang lebih intensif selama satu pekan, murid dilatih untuk memperkaya kosakata, meningkatkan kemampuan berbicara, serta membangun rasa percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris.
Meskipun fokus utama kegiatan adalah pembelajaran Bahasa Inggris, SMP Muhammadiyah 5 Samarinda tetap memasukkan kegiatan Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) dalam rangkaian English in a Week. Pembelajaran BTA diampu oleh Ustadzah Rahmah dan Ustadz Muhammad Alif Asaduddin Hanifah. Kehadiran pembelajaran BTA menjadi bentuk komitmen sekolah untuk tetap menjaga penguatan kemampuan membaca dan hafalan Al-Qur’an di tengah kegiatan pengembangan kemampuan bahasa asing.
Salah satu kegiatan menarik dalam English in a Week adalah sesi Speaking bersama Natsumi, seorang foreign exchange student asal Jepang yang sedang mengikuti program pertukaran pelajar AFS. Kehadiran Natsumi memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para murid karena mereka memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan bahasa Inggris secara langsung sebagai bahasa komunikasi dengan seseorang yang berasal dari negara lain.
Dalam sesi tersebut, murid didorong untuk berani memperkenalkan diri, bertanya, menjawab pertanyaan, dan melakukan percakapan sederhana menggunakan bahasa Inggris. Pengalaman ini diharapkan mampu membangun kepercayaan diri sekaligus menunjukkan kepada murid bahwa kemampuan berbahasa Inggris dapat digunakan secara nyata untuk berkomunikasi dengan masyarakat dari berbagai negara.
Kepala SMP Muhammadiyah 5 Samarinda, Bapak Agus Toto Suriyanto, S.Pd., M.M., berharap pelaksanaan English in a Week dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih intensif sekaligus membantu murid membangun kebiasaan menggunakan bahasa Inggris.
“Harapannya melalui program ini, anak-anak semakin terbiasa dan percaya diri menggunakan bahasa Inggris, bukan hanya ketika mengikuti pelajaran di dalam kelas, tetapi juga dalam komunikasi sehari-hari. Kami ingin mereka memiliki keberanian untuk berbicara dan menjadikan bahasa asing sebagai salah satu kemampuan yang dapat digunakan dalam kehidupan mereka,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan English in a Week, SMP Muhammadiyah 5 Samarinda berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan memberikan ruang lebih luas bagi murid untuk mempraktikkan kemampuan berbahasa. Dengan fokus pembelajaran Bahasa Inggris selama satu minggu, penguatan BTA, serta pengalaman berkomunikasi bersama foreign exchange student, kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah dalam membentuk murid yang percaya diri, memiliki kemampuan komunikasi global, dan tetap dekat dengan Al-Qur’an.