Kembali ke Berita

Menuju Generasi Qur’ani, Empat Santri SMP Muhammadiyah 5 Samarinda Jalani Dauroh Al-Qur’an di Boyolali & Sukoharjo, Jawa Tengah

Thumbnail Menuju Generasi Qur’ani, Empat Santri SMP Muhammadiyah 5 Samarinda Jalani Dauroh Al-Qur’an di Boyolali & Sukoharjo, Jawa Tengah

Samarinda — SMP Muhammadiyah 5 Samarinda kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani melalui program unggulan Dauroh Al-Qur’an. Pada tahun ini, sekolah mengirimkan empat santri untuk mengikuti program intensif pembelajaran Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an At-Thohiriyah Muhammadiyah Boyolali & Sukoharjo - Jawa Tengah, yang berlangsung mulai 2 Agustus hingga 3 Oktober 2026.

Empat santri yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Azka Al Syakir dan Muhammad Syafiiq dari kelas VIII-1, serta Dzihni Faiqah Al Ahni dan Evazianita Cahyani Romadhon dari kelas VIII-2. Para santri diberangkatkan dan diantar langsung oleh Kepala SMP Muhammadiyah 5 Samarinda, Bapak Agus Toto Suriyanto, S.Pd., M.M.

Dauroh Al-Qur’an merupakan salah satu program unggulan SMP Muhammadiyah 5 Samarinda yang dirancang untuk memberikan pembinaan Al-Qur’an secara intensif kepada para santri. Melalui program ini, santri tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga dibimbing agar memiliki kedisiplinan, kemandirian, ketekunan, serta kecintaan yang semakin kuat terhadap Al-Qur’an.

Selama kurang lebih dua bulan, para santri akan mengikuti rangkaian pembelajaran dan pembinaan yang terstruktur. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan suasana belajar yang lebih fokus sehingga para santri mampu meningkatkan kualitas bacaan, menambah hafalan, serta membangun kebiasaan berinteraksi dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala SMP Muhammadiyah 5 Samarinda, Bapak Toto menyampaikan bahwa keikutsertaan para santri dalam Dauroh Al-Qur’an merupakan bagian dari upaya sekolah untuk melahirkan generasi Qur'ani yang tidak  menghafal Qur'an dengan bacaan yang benar saja namun juga  berakhlakul karimah.

“Semoga selama mengikuti Dauroh Al-Qur’an, anak-anak dapat belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, disiplin, dan memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Kami berharap mereka mengalami peningkatan dalam bacaan dan hafalan Al-Qur’an, tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, serta mampu menjadi teladan bagi teman-temannya setelah kembali ke sekolah,” harapnya.

Beliau juga berharap empat santri tersebut dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan membawa pulang pengalaman serta ilmu yang bermanfaat. Hasil pembinaan selama dauroh diharapkan dapat dibagikan kepada santri lainnya sehingga semangat membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an semakin berkembang di lingkungan sekolah.

Melalui program Dauroh Al-Qur’an ini, SMP Muhammadiyah 5 Samarinda terus memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan perhatian besar terhadap pembentukan karakter Islami. Program ini menjadi salah satu ikhtiar sekolah dalam melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berita Terbaru Lainnya

Terkait Topik "Aktifitas Sekolah"